
Kecelakaan Lion Air di Bali - Sebuah jet Lion Air yang membawa lebih dari 100 penumpang dan awak jatuh ke laut ketika mencoba untuk mendarat Sabtu di Indonesia Pulau Dewata Bali, melukai hingga 45 orang, kata seseorang perwakilan dari Lion Air. Semua 101 penumpang dan tujuh awak yang selamat diselamatkan dari pesawat, kata I Made Krisna Maharta, seorang petugas Tim SAR Bali.
Hingga 45 orang dibawa ke rumah sakit yang berbeda untuk pengobatan, namun tampaknya tidak ada luka serius, kata juru bicara bandara Alfasyah, yang seperti banyak orang Indonesia hanya menggunakan satu nama. Hanya ada tiga orang asing di pesawat - dua warga Singapura dan seorang warga negara Perancis. Ketiganya menderita luka ringan.
Tayangan televisi menunjukkan polisi dan tim penyelamat menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi penumpang dan anggota awak. Boeing 737 bisa terlihat duduk di atas air dengan celah besar di pesawat nya.
Petugas awalnya mengatakan pesawat melampaui landasan pacu dan jatuh ke laut, namun seorang juru bicara Lion Air, mengatakan pada konferensi pers bahwa pesawat menghantam air sebelum membuat ke landasan pacu. Cuaca berawan dengan hujan ringan pada saat kecelakaan itu.
Juru bicara, Edward Sirait, mengatakan Boeing 737-800 pesawat baru Next Generation diterima oleh maskapai penerbangan bulan lalu dan dinyatakan layak terbang. Pesawat berasal dari Bandung, ibukota Provinsi Jawa Barat, dan telah mendarat di dua kota lainnya pada hari Sabtu sebelum kecelakaan itu.
Penumpang ingat merasa ngeri saat pesawat menabrak air. "Pesawat itu mendarat dalam posisi ketika tiba-tiba aku melihatnya semakin dekat dengan laut, dan akhirnya menyentuh air," kata Dewi, seorang penumpang yang menderita luka di kepala dalam kecelakaan itu dan menggunakan satu nama, The Associated Press. "Semua penumpang berteriak panik dalam ketakutan mereka akan tenggelam. Saya meninggalkan semua barang yang berada di pesawat dan lari menuju pintu darurat. Saya lompat dari pesawat dan berenang menjauhi pesawat sebelum penyelamat datang untuk membantu saya."
Lion Air adalah perusahaan yang berkembang cukup pesat yang memegang sekitar 45 persen pangsa pasar di Indonesia, sebuah kepulauan luas yang melihat ledakan di kedua pertumbuhan ekonomi dan perjalanan udara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar